Lampu Depan Motor Tiba2 Mati
Lampu Depan Motor Tiba2 Mati
Tips Motor : Cara Menuntaskan Lampu sepeda motor yang tiba – tiba Mati Ketika RPM tinggi
Apakah Anda pernah mengalami lampu depan kendaraan roda dua sobat bila diaplikasikan pada rpm tinggi langsung mati? Nahh jika pernah mengalami berarti sama kayak pengalamanku kemaren, saat menggunakan kendaraan roda 2 paman tiba – tiba lampu mati pada ketika rpm tinggi. Karena motor yang aku pakai itu sudah cukup tua supra fit x tahun 2005.
Karena motor ini menerapkan cara kelistrikan halfwave, tak menerapkan cara fullwave seperti motor laki atau pun motor injeksi dikala ini. Jadi suplai arus listrik untuk lampu depan tak menggunakan baterai maupun aki tetapi ikut serta arus yang dibuat oleh generator. Jadi semakin tinggi putaran mesin, maka semakin tinggi pula tegangan listrik yang diwujudkan.
Walaupun komponen kelistrikan pada sepeda motor ini hanya diatur hingga 12 volt saja, oleh karena itu musti ada komponen kelistrikan yang digunakan untuk membatasi tegangangan listrik yang mengalir agar tidak lebih dari 12 volt. Komponen yang mengendalikan peran untuk mengontrol tegangan listrik yang mengalir agar tidak lebih dari 12 volt ini yakni regulator rectifier.
Regulator rectifier atau pun orang sering kali menyebutnya kiprok ini berfungsi untuk meregulasi maupun membatasi supaya tegangan yang diwujudkan sesudah lewat komponen ini tidak lebih dari12 volt. Nahh untuk keadaan sulit lampu depan motor sobat tiba – tiba mati dikala dipakai pada rpm tinggi masalahnya yaitu tengangan listrik yang mengalir ke lampu lebih dari 12 volt. sehingga membuat lampu menjadi putus, nahh jikalau regulator rectifier atau pun kiprok ini bekerja denganbaik maka hal seperti ini tak mungkin akan terjadi.
Untuk mempertimbangkan apakah regulator atau pun kiprok ini benar – benar rusak atau pun tak maka perlu dilaksanakan pengetesan terhadap regulator atau kiprok ini. Cara pengetesan yang dilaksanakan cukup gampang merupakan dengan mengecek tegangan yang mengalir pada soket lampu apakah 12 volt atau pun malahan lebih. Pengetesan menerapkan multi meter dapat multimeter analog atau pun digital sama saja.
Putar selector multimeter pada posisi DC 50 volt kemudian nyalakan motor dan nyalakan lampu. Tempelkan probe merah (+) multimeter pada kabel positif lampu biasanya berwarna kuning jikalau kabel masih stKamur bawaan pabrik. Kemudian tempelkan probe hitam (-) pada bodi atau pun kabel (-) pada lampu lazimnya berwarna hijau.
Putar handle gas pelan seAndainya multi meter menunjukan angka lebih dari 12 volt maka sudah dipastikan perlu bahwa regulator atau kiprok pada kendaraan roda dua sudah rusak karenanya perlu dikerjakan pengantian. Untuk pengantian regulator atau pun kiprok ini usahakan untuk menggunakan sparepart absah dari sepeda motor sobat karena untuk komponen yang riskan ini sekiranya diganti dengan barang yang kw, arus yang dijadikan tidak stabil.
Jangan sampai dikala mengendarai kendaraan roda 2 sobat pada malamhari lampu depan sobat malahan mati kembali, karena komponen ini lagi. Nahh untuk aman serta keawetannya kami rekomendasikan untuk memakai regulator atau pun kiprok orisinil dari sparepart motor sobat.
Jika telah ketahuan bahwa regulator atau pun kiprok dari motor sobat yang rusak, langsung lakukan pengantian sebab rusaknya regulator atau kiprok ini membuat arus yang mengalir tak stabil serta juga tegangan yang mengalir lebih dari 12 volt cukup riskan sebab dapat merusak komponen kelistrikan lainnya yang ada dimotor sobat.
Sekian kiat motor metode menyelesaikan lampu yang mati ketika dibawa pada rpm tinggi serta penyebabnya, semoga menolong sobat seluruh, stay terus di web kami ya guys sebab situs kami selalu update kiat tentang otomotif terbaru serta informasi otomotif terupdate.. hehe. ??
Komentar
Posting Komentar